Primary tabs

SOSIALISASI "GEMA CERMAT" DI KABUPATEN BANGKA BARAT Sekda Yunan: perhatikan prinsip 5 (Lima) O dalam menggunakan obat

 

Muntok, 5 September 2018 - Bertempat di Gedung Graha Aparatur Bangka Barat, melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat sosialisasi Gema Cermat dilaksanakan. Gema Cermat adalah singkatan dari Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat yang merupakan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman, dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara tepat dan benar.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah, Drs. H. Yunan Helmi, M.Si, beliau mengatakan masih minimnya informasi yang diperoleh masyarakat tentang penggunaan obat. Beliau juga mengatakan ketidakseimbangan informasi antara tenaga kesehatan kepada pasien juga menjadi salah satu faktor penyebab ketidaktahuan dan ketidakpatuhan masyarakat terhadap aturan pakai obat.
Sekda Yunan menyebutkan dalam menggunakan obat hendaknya berpegang pada prinsip 5 (Lima) O, yaitu: Obat ini apa efek sampingnya, Obat ini bagaimana cara menggunakannya, Obat ini berapa dosisnya, Obat ini apa khasiatnya, dan Obat ini apa kandungannya.
"sebagai contoh, penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menimbulkan kekebalan tubuh terhadap antibiotik. Apoteker sebagai agent of change harus terlibat dalam proses edukasi masyarakat tentang penggunaan obat agar masyarakat dapat mendapatkan informasi yang benar sebelum mengkonsumsi obat tertentu", lanjutnya.
Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah perwakilan Direktorat Pelayanan Kefarmasian Kementerian Kesehatan RI yang juga merupakan Master Agent of Change Apoteker, Ibu Erie Gusnellyanti, S.Si, Apt. MM, dan Ibu Pipit Nurusy Syamsiah, S.Si, Apt. Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, drg. Moelyono Susanto, MHSM juga bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi.
Turut hadir dalam acara diantaranya adalah Sekretaris Dinkes Bangka Barat, Perwakilan Kejaksaan Negeri, perwakilan Ketua Tim Penggerak PKK, Perwakilan Ketua DWP, perwakilan Ketua Bhayangkari, Ketua Organisasi Kesehatan, ketua pokja wartawan dan apoteker yang tersebar di Kabupaten Bangka Barat yang merupakan agent of change dalam edukasi penggunaan obat.

Sumber: 
Humas
Penulis: 
Wahyu
Fotografer: 
Aldo
Bidang Informasi: 
Humas