Primary tabs

PEMKAB BANGKA BARAT GELAR SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI

Muntok, 11/2/20__Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menyelenggarakan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan korupsi terkait penyelenggaraan investasi dan pengelolaan aset di Kabupaten Bangka Barat yang dilaksanakan di gedung Majapahit Unit Metalurgi PT. Timah, selasa siang (11/2), dengan narasumber Kepala Kejati Prov. Bangka Belitung Ranu Mihardja, SH,. M. Hum.

Kegiatan yang dilaksanakan satu hari ini dihadiri oleh Bupati Bangka Barat, Unsur Forkopimda Bangka Barat, Pj. Sekda, para staf ahli, para Asisten Sekda,  Kepala OPD, para Camat se-Bangka Barat, para Kabag sekda, BUMN dan BUMD, kepala kantor vertikal di Kabupaten Bangka Barat, serta para kepala cabang bank di muntok.

Dalam sambutannya Markus menyampaikan atas nama pribadi dan Pemkab Bangka Barat mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Kepala Kejati Babel ditengah kesibukannya menyempatkan dan berkenan hadir untuk memenuhi undangan dan menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi ini dan ini merupakan suatu kehormatan bagi Pemkab Bangka Barat.

"Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu

komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dalam menerapkan penyelenggaraan Pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme, karena sejak tahun 2018 Pemkab Bangka Barat sudah menyusun rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi atas arahan dan pendampingan rutin dari KPK." Pungkasnya.

Markus juga menambahkan bahwa pengelolaan aset dan penyelenggaraan investasi yang cepat, tepat, tertib, transparan dan akuntabel merupakan salah satu ciri dari penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance). Pemerintah Daerah yang efektif sangat membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai serta terkelola dan itu semua sudah diatur pada peraturan pemerintah.

"Untuk menghindari penyelenggaraan investasi dari celah-celah korupsi Pemkab Bangka Barat sudah menyusun Rencana Umum Penanamannya Modal (RUPM) yang menjadi pedoman bagi proses penyelenggaraan penanaman modal atau investasi dan sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi dari sisi investasi." Sambung Markus.

Bupati Bangka Barat juga berharap dengan adanya sosialisasi pencegahan dan pemberantasan korupsi terkait penyelenggaraan investasi dan pengelolaan aset, Pemkab Bangka Barat dapat mendukung penyelenggaraan investasi dan pengelolaan aset yang terbebas dari tindak pidana korupsi.

Sebelum sosialisasi dilaksanakan, pada pagi harinya Bupati bersama Unsur Forkopimda Bangka Barat, Pj. Sekda, serta tamu undangan lainnya menghadiri peresmian gedung pertemuan, klinik dan mushola di kantor Kejaksaan Negeri Bangka Barat dan penandatanganan batu prasasti yang ditandatangani oleh Kajati Babel Ranu Mihardja, SH,. M. Hum, dan melakukan kunjungan kerja ke kantor Kejari Bangka Barat.

Sumber: 
Setda
Penulis: 
h_roe
Fotografer: 
3/@ld
Bidang Informasi: 
Humas