Primary tabs

MENGHADAPI ‘NEW NORMAL” BUPATI PERINTAHKAN CAMAT BENTUK SUB SATGAS

Muntok, 3/6/20__Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melaksanakan sosialisasi pelaksanaan protokol kesehatan covid-19 di ruang OR 2 Kantor Sekretariat Daerah, rabu siang (3/6). Sosialisasi ini bertujuan untuk persiapan menuju “new normal” yang akan diterapkan di Kabupaten Bangka Barat.

Rancangan “new normal” yang digalakkan oleh pemerintah pusat ini bertujuan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat yang sekarang ini mati suri khususnya di Bangka Barat, dengan SOP dan protokol kesehatan yang sudah ada guna menghambat penyebaran virus corona.

Sosialisasi tersebut dihadiri Bupati, Dandim 0431/BB, Kapolres, Kajari, Pj. Sekda, sejumlah Kepala OPD, Seluruh Camat, Kapolsek dan Koramil se Bangka Barat, Koordinator dan Jubir GTPPC-19 Bangka Barat, serta perwakilan Danpos AL Muntok.

Dalam arahannya Bupati Markus menyampaikan agar disetiap kecamatan membentuk sub satgas untuk penanganan covid-19 di tingkat kecamatan, jadi setiap camat dapat segera mengusulkan petugas atau orang-orang yang terlibat dalam sub satgas tersebut.

“Pembetukan Sub Satgas tingkat kecamatan Ini berhubungan dengan pencegahan, meliputi sosialisasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat dari tingkat paling bawah soal kesadaran disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan untuk percepatan penanganan Covid-19.” Ujar Markus.

Markus juga mengungkapkan bahwa tahap awal kita sudah mensosialisasikan penggunaan masker di pasar Muntok dan Parittiga, dan nantinya akan di atur dalam perbub tentang wajib menggunakan masker di ruang publik. Jadi saya harap para camat agar dapat menyampaikan ke masyarakat dan kades-kades diwilayahnya untuk menggunakan masker di ruang publik.

Semetara itu Pj. Sekretaris Daerah, Hartono, SE menjelaskan bahwa dalam pembentukan sub satgas disetiap kecamatan diisi beberapa unsur yaitu pihak kecamatan sendiri, TNI/POLRI, tenaga kesehatan atau puskesmas, relawan dan LSM.

"Untuk Kecamatan Muntok dan Parittiga boleh membentuk lebih dari satu Satgas. Hal ini dikarenakan banyak sektor yang harus mendapat sosialisasi. Akan tetapi, pembentukannya tetap menyesuaikan terhadap kebutuhan." Jelas Hartono.

Sumber: 
setda
Penulis: 
h_roe
Bidang Informasi: 
Humas