Primary tabs

KETUA UMUM DEKRANASDA KUNJUNGI KELOMPOK TENUN

Muntok, 27/1/20__Ketua umum Dekranasda Kabupaten Bangka Barat Ny. Evi Astura Markus Bersama wakil ketua PKK Ny. Hj. Zurni Herlitawaty Effendi, Kepala dinas koperasi UKM dan perindustrian Bangka Barat M. Zakaria, Perwakilan Dinas Diperindagkop Prov Babel, perwakilan Bank Indonesia (BI) cabang Babel dan perwakilan dekranasda Provinsi Bangka Belitung, mengunjungi kelompok tenun “bunda cempaka”, kamis (30/1) yang berada di jalan Gg. Cek Daud Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Muntok.

Ketua umum Dekranasda Bangka Barat Ny. Evi Markus mengatakan bahwa ini pertama kalinya saya kesini dan merupakan suatu kehormatan bisa berkumpul sekaligus bisa bersilahturahmi dengan ibu-ibu kelompok tenun cual.

“Semoga dengan kunjungan ini, ibu-ibu pelaku IKM bisa lebih berinovasi dalam mempromosikan produknya, tetap bersemangat dan selalu berkomitmen untuk memajukan industri kain cual walaupun banyak kekurangan dan keterbatasan baik peralatan tenun maupun SDMnya.” Ujar Ny. Evi Markus.

Ny. Evi Markus juga menambahkan Dekranasda Bangka Barat dan Dinas koperasi UKM dan Perindustrian Bangka Barat akan senantiasa membantu dan memfasilitasi kelompok tenun agar produk kain cual bangka barat dapat dikenal sampai keluar daerah melalui kegiatan-kegiatan di OPD terkait, Dekranasda maupun dan PKK.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Bangka Barat Muhammad zakaria menyampaikan agar para IKM kerajinan Tenun Cual ATBM jaga kekompakan dan terus berkarya, jadikan permasalahan yg ada menjadi motivasi untuk sukses dan untuk akses Permodalan agar Memanfaatkan program Pemerintah melalui Penyaluran Dana KUR yang sekarang bunganya sdh turun menjadi 6%.

"Diakhir kegiatan evaluasi program PPUU (Program Pembinaan UMKM Unggulan Bank Indonesia) bersama Dekranasda Provinsi,  Dekranasda Kabupaten dan IKM Binaan berkomitmen untuk tetap melanjutkan pekerjaan yang ada dan dalam waktu dekat untuk mencari pendamping untuk membantu IKM binaan dalam mengatasi permasalahan pada Penenunan ATBM." Tambah Zakaria.

Sementara itu ketua kelompok tenun “bunda cempaka” Magdalena berharap agar pihak terkait dapat membantu pejualan kain cual yang sudah jadi minimal ada pemasukan setiap bulannya, selama ini penjualan 3-5 bulan baru terjual.

Dalam kunjungan tersebut Ny. Evi Markus diajak melihat peralatan tenun yang didapat dari bantuan Bank Indonesia cabang Babel yang berada di Gedung M3 dan melihat rumah tenun di Kampung Teluk Rubiah.

Sumber: 
Dekranasda
Penulis: 
h_roe
Fotografer: 
Seprizal3
Bidang Informasi: 
Humas