Primary tabs

BUKA FESTIVAL SEJIRAN SETASON, MARKUS : PELESTARIAN SENI BUDAYA TANGGUNG JAWAB SEMUA

Muntok, 29/8/19__Sebanyak 36 Sanggar seni dari enam kecamatan se-Bangka Barat mengikuti lomba Campak, Dambus, Rudat dan Rebana dalam Festival Bumi Sejiran Setason dilapangan Gelora Muntok, kamis (29/8).

Pembukaan Festival Bumi Sejiran Setason sendiri merupakan event tahunan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat ini secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Bangka Barat Markus.

Bupati Bangka Barat Markus mengungkapkan dukungan nya terhadap kekayaan budaya yang dimiliki oleh Bangka Barat, dan memberikan apresiasi kepada peserta terutama generasi muda yang sudah melestarikan dan mencintai budaya yang ada di Bangka Barat.

“Melestarikan Budaya bukan hanya tanggung jawab Pemerintah saja, namun tanggung jawab semua baik itu Pemerintah daerah, pihak swasta dan masyarakat itu sendiri, karena ini adalah warisan nenek moyang dan merupakan warisan kita bersama.” ujar nya.

Menurut Markus, kekayaan dan keberagamaan seni dan budaya adalah tanggung jawab bersama, terutama generasi muda. Saya harap kedepan semakin banyak sanggar seni, semakin terjaga keaslian seni yang ada di Bangka Barat, sehingga semakin diminati.

Sementara itu Kabid Kebudayaan Dinas Parbud Bambang Haryo Suseno menjelaskan bahwa Festival Bumi Sejiran Setason tahun ini mengangkat tema “bekesah” atau bercerita yang diikuti sebanyak 36 grup seni, paling banyak mengikuti seni dambus sebanyak 13 grup, sisanya campak 8 grup, rudat 8 grup dan rebana 7 grup

“Tujuan festival ini untuk serta melestarikan budaya asli daerah serta untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk mencintai seni budaya serta dapat mendorong generasi muda agar dapat berkreasi di bidang seni.” Tambah Seno.

Sumber: 
Humas
Penulis: 
roe
Bidang Informasi: 
Humas